Visi dan Misi
Visi
"Terwujudnya Generasi Unggul yang Berakhlakul Karimah, Berwawasan Global, dan Cakap Teknologi berlandaskan Nilai Ahlussunnah wal Jama’ah."
Misi
- Menanamkan keluhuran akhlak dan keteguhan amaliah Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyyah
- Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, inovatif dan kreatif melalui kurikulum yang adaptif.
- Melaksanakan pembelajaran berbasis Ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Mengkolaborasikan kurikulum Pondok Pesantren dengan kurikulum Madrasah.
Tujuan Madrasah
- Menguatkan pemahaman dan praktik ibadah berlandaskan ahlussunnah waljamaah an nahdliyah
- Membentuk generasi yang mampu menganalisis, mengevaluasi, dan memecahkan masalah kompleks secara mandiri (berpikir kritis).
- Mendorong daya cipta Peserta didik agar mampu menghasilkan ide, produk, yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar (kreatif & inovatif).
- Menyediakan kurikulum yang fleksibel dan tanggap terhadap perkembangan sains, teknologi, serta kebutuhan zaman tanpa kehilangan identitas pesantren (adaptif).
- Menghasilkan lulusan yang mampu memanfaatkan teknologi diberbagai bidang.
- Mengintegrasikan kurikulum madrasah (Kemenag/Kemendikbudristek) dan kurikulum kepesantrenan (salaf/kitab).
- Memastikan lulusan memiliki legalitas formal yang kuat untuk melanjutkan studi ke jenjang berikutnya sekaligus memiliki syahadah ijazah pesantren yang diakui.
Indikator Ketercapaian Visi Misi
- 95% - 100% Peserta didik menjalankan ibadah wajib tepat waktu dan membiasakan amaliah NU ( istighosah, sholat dhuha,manaqib, Tahlil, Peringatan Hari Besar Islam ).
- menunjukkan sikap tawadhu (rendah hati), tasamuh (toleran), dan tawasuth (moderat) baik di lingkungan madrasah maupun masyarakat.
- Meningkan prestasi Peserta didik dalam bidang akademik maupun non akademik minimal Tingkat kabupaten/Kota.
- Peserta didik Menghafal minimal 3 juz Al-Qur'an selama masa studi.
- Minimal 80% guru menerapkan model pembelajaran aktif
- Terintegrasinya materi-materi kontekstual masa kini ke dalam mata pelajaran yang relevan atau muatan lokal.
- Nilai Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Peserta didik pada aspek Literasi dan Numerasi berada di atas rata-rata nasional.
- Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan representative.
- Memfasilitasi pembelajaran berbasis teknologi.
- Menghasilkan karya inovasi di berbagai bidang keilmuan.
- Melakukan riset sederhana dan menghasilkan konten yang positif.
- Mahir mengoperasikan platform pembelajaran digital (Learning Management System) dan aplikasi produktivitas.
- Mengadakan forum diskusi dan komunikasi berkala antara Guru Madrasah dan Ustaz/Ustazah Pesantren.
Komentari Tulisan Ini
Halaman Lainnya
Profil
Pada tahun 1960, R.KH. IZZUDDIN MISHRY (seorang Ulama asal kelahiran kota kertosono, desa Mindi Kecamatan Ngroggot, putra dari KH. Syeikh Mishry) ditawari oleh H.M. Noer (kepala desa De
